Senin, 28 Juni 2010

Dimanakah matahariku


Pokok pinus di tengah hutan
Terduduk ia sendiri
Menjerit tak bersuara
Angin gunung basa basi
Menyapa dan terbang entah kemana

Jalan setapak terbungkus kabut
Darahku dan jiwaku
Menyatu ditelan bumi
Kerlap kerlip kunang-kunang
Memancarkan kebisuan

Aku berjalan hanya dengan mata hati
Bernafas hanya dg tekad
Aku mendaki penuh dengan teka teki
Dimanakah matahariku?

Aku terantuk sebatang dahan
melintang di depanku
Menghentikan pengembaraan
Tanda tanya gundah hati
Kapankah akan terjawab

Disinilah...
Di dalam dada
Menetes temurun
Cintaku bara hidup
Disinilah...
Di dalam jiwa
mengalir hasratku
Mengikuti petunjukMu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar