Minggu, 28 November 2010

Untukmu




Ada setangkup haru menyusup,
Ketika kutangkap bahagia di wajahmu
Apa yang dirasa hatiku kemarin,
Malam ini merekah di senyummu,
Seketika
Mengalirlah larik-larik bait
Tentang bulan yang jatuh di muara
Dan begitulah kita, selalu satu dalam rasa

Setelah sekian lama rentang waktu
Mempermainkan kita,
Yang memaksa kita menangis, kecewa dan putus asa
Juga tak percaya
Tapi alam sadar kita segera berkacak
Bahwa semua hanya cara Tuhan
Untuk menempatkan kita
pada labuhan yang sebenarnya..
yang dimimpii hatimu dan dimimpii hatiku..

dan malam ini,
senyumku melukis harapanmu
harapan kita....
Untukmu aku sungguh berbahagia...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar