Sabtu, 18 September 2010

pengadilan langit



denyut nadi mengisyaratkan berlangsungnya pengadilan dari langit atas kejahatan dan kebaikan, vonisnya sebagian tidak di umumkan, adil dan tidak pantas di ragukan..

wahai labuhanku..bumiMu tak kan mampu sembunyikanku dari penglihatanMu.

Selasa, 07 September 2010

percakapan senyap

malam yang jatuh,
melarut dalam embun
yang mulai merebaknya dinginnya.
kelam langit tak berbintang
yang kusinggahi
ketika mata enggan terpejam.
di sudut-sudut ruang
menjelmakan Engkau.

Wahai labuhanku,
jika rinduku padanya
melebihi rinduku padaMu,
sesungguhnya Engkaulah
penguasa hatiku.
yang Maha mengetahui
ketidakberdayaanku
untuk mengijinkan
diriku terbang bebas
dengan segala suka cita
untuk keluar dari keterpakuanku
pada masa ketika Engkau hadirkan
dia di hidupku..

Jumat, 20 Agustus 2010

Hidup IV

Oh rentangkan tanganMu
Bersama datang malam
Agar dapat kurebahkan kepala
Pada bulan di lenganMu

Oh hembuskanlah
Nafas iman ke dalam sukma
Agar dapat kuyakini
Hidup dan kehidupan ini

Di gunung kucari Kamu
Di sini pun kucari Kamu
Di manakah kutemui Kamu
Untuk dalam genggamanMu

Oh bisikkanlah
Kemanakah langkah mesti kubawa
Agar pasti akan bertemu
Untukku tumpahkan rindu

Di lenganMu kutemukan cinta
Di mataMu memancar makna
Rindu ini tak tertahan lagi
Untuk menangis di pangkuanMu

hidup IV
lyric : Ebiet G Ade

Rabu, 18 Agustus 2010

Taubat


KepadaMu ingin kupersembahkan bakti dan sujudku
Sekian lama terselubung dalam langit
namun aku tetap setia ho ho

Mencari Engkau yang memberi kehidupan
dan senantiasa akan menjaga ho ho
Biarlah jiwa kupasrahkan, peluklah
ragaku di dalam dekapanMu

KepadaMu ingin aku tumpahkan segala-galanya
Jalan panjang telah aku lewati
menyusuri kegelapan ho ho

Secercah sinar yang gemintang merasuk,
membuka seluruh kesadaranku ho ho
Di mana aku dapat rebah tenteram
tidur lena dalam pelukanMu?

Mencari Engkau yang memberi kehidupan
dan senantiasa akan menjaga ho ho
Biarlah jiwa kupasrahkan, peluklah
ragaku di dalam dekapanMu

Secercah sinar yang gemintang merasuk,
membuka seluruh kesadaranku
Di mana aku dapat rebah tenteram
tidur lena dalam pelukanMu?


taubat
lirik: Ebiet G Ade

Senin, 16 Agustus 2010

Ziarah Bisu


Nenek..
Apa kabarmu disana,,?
Lama sekali aku tak datang
Barangkali..
Sungging senyummu tinggal belulang
Atau sudah lapukkah dia.?
Bahu rentamu pun
Mungkin telah hancur dimakan rayap.
Yang siang malam menggeroti
Sejak dahulu lagi
Yang bahkan aku tak mampu mengingat utuh
Bagaimana raut wajahmu.
Saat kau pergi
Tapi aku tak pernah lupa
Bagaimana aku bergayut di lenganmu
Atau bersembunyi di pelukmu
Agar lidi kemarahan ibu tidak mendarat di tubuhku
Aku tak pernah lupa
Rengekku “gendong Nek”


Nenek..
Dinginkah disana
Sampaikah kepadamu selimut doaku
Yang hanya sesekali singgah dalam tengadah jariku
Yang datang ketika rindu bergayut
Mengingatmu di sekelebat hari

Nenek..
Segelap apakah disana
Sampaikah kepadamu
Cahaya lilin yang kunyalakan
disepotong ayat yang kulafazkan

Nenek..

Minggu, 15 Agustus 2010

Destinasi


Perjalanan ini begitu jauh,,

Tidaklah mulus yang kulalui

Onak duri mewarnai,

Tetap melangkah dengan pasti

Menyusuri jalanan turun dan mendaki

Jatuh,,

Bangun,,

terjatuh lagi,

bangkit lagi..

menyisir hari-hari yang terus berlari

berlalu pergi meninggalkan waktu

sendiri.



Perjalanan ini begitu jauh..

Tapi tetap harus kutempuhi,

Demi menggapai sinar

Di ujung destinasi...

Cintailah Cinta


Menguji kesungguhan hati
Menggali Kebenaran Nurani
Apakah ada cinta yang sejati
Tak ada yang tahu
kapan Kutau
bila itu memang ada
Dan selamanya tetap ada
Jauh di dasar hati
Terkadang Hati memerih
Dan di bertanya
Haruskah aku menderita karena cinta?
Mengapa aku harus bertanya
Kalau Cinta tak pernah menyakitiku
Cintaku membuat aku bahagia
Karena Engkau Bahagia

Cinta seperti angin … dirasakan ato tidak dia memberikan kehidupan kepada semua mahluk di bumi ini. Seperti angin Cinta tidak pernah senang untuk dirasakan dan tidak kecewa bila diabaikan. Dia ikhlas dan hanya memberi kita kehidupan.
Cinta Seperti Air … setia mengalir melewati semua rintangan dan celah kehidupan. Dia tak pernah mengeluh apa yang datang padanya